Kisahku
memang mengharu biru saat semua telah ku miliki, ku menghilangkannya. Apa daya
diriku menghadapi semua itu. Memang, aku boleh dibilang anak yang beruntung
bisa mendapatkan kecerdasan diatas rata rata, bukannya sombong, tapi sederet
prestasi yang telah ku capai itu hampa. Mengapa hampa? aku merasa dibuang dari
lingkunganku sendiri. Aku tak mengerti, tadinya ku kira dengan prestasi akan
berimbas pada urusan cinta, aku salah, dalam urusan cinta aku tak pernah
seberuntung kalian. Waktu demi waktu kulewati, tanpa terduga SMA lah diriku. Di
masa SMA anak seusiaku HE FUN, HAPPY-HAPPY,
tidak ada yg sedih, tapi apa daya diriku, aku harus berkutat dengan buku,
pulpen, pensil. Mengapa aku ada dalam kendali orang lain ? Aku terpaksa, boleh
dibilang ku sangat menawan dalam bersandiwara karena semua tak ada yg mengira keterpaksaanku.
Aku butuh cinta!! Tuhan mengapa dalam urusan cinta ku tak pernah seberuntung mereka???
Minggu, 27 April 2014
ATLANTIS
Bertolak dari Koran
yang saya baca, saya mencoba membuat suatu hipotesis atau dugaan saya sendiri
terhadap Fenomena / kebenaran keberadaan ATLANTIS,,, dari buku-buku yang say
abaca tentang atlantis saya dapat menafsirkan bahwa Atlantis itu bersumber dari
gambaran PLATO sepenuhnya mengenai benua Atlantis (427-347) dalam dua karya nya
yaitu Timaeus dan critias. Atlantis ialah peradaban kuno yang sempat disebutkan
oleh PLATO pada masa Yunani,,, yang dia sebut sebagai ‘mother of all
civilazation’. Dapat dipahami bahwa dia adalah seorang filsuf hebat tapi apakah
filsuf hebat itu meski dipercayai ? menurut saya dia hanya seorang yang penuh
dengan kajian teori saja, tanpa memikirkan kesetimbangan yang lain. Saya suka
plato, tapi saya lebih suka KEBENARAN.
Saya Akan bercerita
mengapa saya berkata seperti itu :
Dalam Koran yang ku
baca disebutkan bahwa,,, Atlantis = Negeri Saba. Aku terhenyak, apakah itu
benar ? ku penasaran akan hal itu, disitu juga ditulis bahwa Penjelasan nya ada
di surat As-Saba. Aku semakin bingung, tapi mencoba menenangkan diri dengan
berfikir lagi.
Dari fikiran ku itu,
aku putuskan untuk membaca terjemahan dari syrat As-Saba…………
Hari demi hari ku
lewati… aku masih bingung… tapi paling tidak inilah analisis ku :
Fakta ku untuk
mendukung Hal itu :
Ada pembahasan yang
cukup menarik dan sekaligus sangat menggelitik pikiranku, yaitu seperti yang
pernah saya baca mengenai sebuah kajian tentang “INDONESIA NEGERI SABA”
- sebenarnya “CANDI BOROBUDUR” adalah bangunan yang dibangun oleh “TENTARA NABI SULAIMAN” termasuk didalamnya dari kalangan bangsa Jin dan Setan yang disebut dalam Alqur’an sebagai “ARSY RATU SABA”, sejatinya PRINCES OF SABA atau “RATU BALQIS” adalah “RATU BOKO” yang sangat terkenal dikalangan masyarakat Jawa, sementara patung-patung di Candi Borobudur yang selama ini dikenal sebagai patung Budha, sejatinya adalah patung model bidadara dalam sorga yang menjadikan Nabi Sulaiman sebagai model dan berambut keriting. Dalam literatur Bani Israel dan Barat, bangsa Yahudi dikenal sebagai bangsa tukang dan berambut keriting, tetapi faktanya justru Suku Jawa yang menjadi bangsa tukang dan berambut keriting.
- “SUKU JAWA” disebut juga sebagai “BANI LUKMAN” karena menurut karakternya suku tersebut sesuai dengan ajaran-ajaran LUKMANUL HAKIM sebagaimana tertera dalam Alqur’an. Perlu diketahui bahwa satu-satunya nabi yang termaktub dalam Alqur’an, yang menggunakan nama depan SU hanya Nabi Sulaiman As dan negeri yang beliau wariskan ternyata secara kebetulan diperintah oleh keturunannya yang juga bernama depan SU yaitu Sukarno, Suharto, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta meninggalkan negeri bernama SLEMAN di Yogyakarta – Jawa Tengah. Nabi Sulaiman As mewarisi kerajaan dari Nabi Daud As yang dikatakan didalam Alqur’an dijadikan Khalifah di Bumi ( menjadi Penguasa Dunia dengan Benua Atlantis sebagai Pusat Peradabannya), Nabi Daud juga dikatakan raja yang mampu menaklukkan besi (membuat senjata dan gamelan dengan tangan, beliau juga bersuara merdu) dan juga menaklukkan gunung hingga dikenal sebagai Raja Gunung. Di Nusantara ini yang dikenal sebagai Raja Gunung adalah “SYAILENDRA” , menurut Dr. Daoed Yoesoef nama Syailendra berasal dari kata saila dan indra, saila = gunung dan indra = raja
- dari buku-buku Ilmu Sejarah kita disebutkan bahwa Candi Borobudur didirikan pada abad ke-7 Masehi, tetapi menurut Teori paruh waktu , bahwa penelitian terhadap batu candi tersebut tidak bisa dihitung umurnya dengan Isotop C (Carbon). Sehingga bisa ditarik Hipotesa, bahwa Candi Borobudur tidak dibuat pada abad ke-7 Masehi.
- Diceritakan pula di dalam Al-qur’an istananya berbentuk piring-piring dan patung-patung, sementara itu candi borobudur berbentuk piring dan banyak patung-patungnya, disinyalir patung Nabi Sulaiman As.
- Candi Borobudur adalah peninggalan Nabi Sulaiman As. dan Indonesia adalah negeri SABA yg diceritakan Al-qur’an dalam surat As-Saba (34). karenanya ada nama daerah Sleman di DI. Yogyakarta – Jawa Tengah yang diambil dari nama Nabi Sulaiman As.
- Di dalam Qur’an Surat As-Saba tanda-tanda daerahnya ada buah pahit, sementara disekitar candi borobudur ada buah: Mojo Pahit. bahkan sebuah kerajaan besar yang pernah jaya di pulau jawa dulu rela menamakan kerajaannya dengan nama Kerajaan Majapahit.
- lalu diceritakan di dalam Al-qur’an lagi: bahwa daerah Saba’ dikelilingi dua hutan, sementara itu Borobudur disana ada daerah Wanagiri dan WanaSABA, dimana dalam kamus bahasa jawa kawi; wana = hutan, saba = pertemuan.
- Dimana seperti dalam Alqur’an Nabi Sulaiman menggunakan dua lembar kain dan kain yang luar adalah sutra seperti patung di candi yang terdapat lipatan sutra.
- Di dalam Al-Qur’an surat As-Saba’ diceritakan negeri SABA telah di azab Allah karena penduduknya kufur dan tidak beriman, yaitu berupa dengan mengirim banjir besar yang menghancurkan negeri Saba’ menjadi berkeping-keping. Karenanya hanya Indonesia-lah satu-satunya negara di Dunia yang mempunyai 17.000 pulau lebih.
- Diantara Ribuan jumlah para Nabi, hanya Nabi Sulaiman As yang mempunyai nama Jawa yang berawalan “SU”, sebagaimana Suparmin, Suharto, Sukarno, Supratman, SuARI RAMDHANI KEREN dll.
Nah kalau hasil
penelitian ini benar adanya, bahwa yanag dimaksud dengan Negeri Saba’ adalah
Indonesia hasil peninggalan Nabi Sulaiman As dan Ratu Bulqis. Sungguh luar
biasa bangsa ini, kita telah mewarisi peradaban yang mulia itersebut. Wallahu ‘alam
bissawaab.
Fakta untuk menyanggah
Hal itu :
- Yang ku takjubkan itu adalah alat dan bahan yang dipakai untuk membuat candi, coba perhatikan pada relief-relief yang ada, pasti hanya bisa dibuat dengan menggunakan alat atau mesin modern, begitu presisi. Gue yakin pada jaman itu sudah ada mesin modern ciptaan nenek moyang kita!. Mereka memilih batu sebagai bahan dasar candi, karena hanya batu sajalah yang tidak lapuk termakan usia ribuan tahun. Mereka ingin meninggalkan pesan bagi kita anak cucu keturunan nenek moyang bangsa yang besar ini.
- Aku hanya manusia biasa yang belum tentu benar,, tapi aku hanya mengira jadi anggapan ku belum pasti benar
- Dalam Al-Qur’an pula lah tetulis bahwa negeri saba itu adalah yaman dan bukan di pulau jawa. Aku lebih percaya dengan Al-Qur’an yang sudah pasti dan jelas kebenaran nya, ketimbang analisis bodoh ku dalam mengkaji.
- Saya suka Prof. Santos Tapi saya lebih suka kebenaran Al-Qur'an, ATLANTIS CERITA BOHONG, salah satu petikan ayat Al-Qur'an : ”(yaitu) Penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi, yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain.” QS. Al-Fajr: 7-8) dari ayat diatas jelas sekali bahwa sebelum kaum Aad (Umat Nabi Hud AS sekitar 3000 SM) tidak pernah ada peradaban hebat, s.d saat ini tidak ada bukti ilmiah tentang exsistensi ATLANTIS, cerita Bohong ATLANTIS hanyalah cara Yahudi bin Dajjal untuk membengkokan Al-Qur'an yang salah satu tujuannya untuk mendukung teori evolusi Darwin
KESIMPULAN :
- Kita harus mengambil Hikmah bahwa, wilayah nusantara adalah wilayah agung,luhur,dan membuat Indonesia kedepan menjadi negara yang sangat disegani dan di hormati dunia.
- Kita khusus nya saya pribadi lebih mempercayai bahwa negeri saba itu yaman,, karena Al-qur’an tidak mungkin salah
- Penjelasan saya tentang bukti pendukung yang saya fikirkn, bukti penyanggah yang saya pikirkan. Bukan karna saya tidak konsisten untuk memilih kedua,y, tapi saya menulis hal itu sebagai pembanding agar kalian tau mengapa PLATO itu bohong
- menurut teori saya generasi kita ini adalah generasi yg IPTEK nya "agak" dibatasi (mengingat bangsa Saba yg dulunya mnjadi lupa dgn Penciptanya akibat sangat majunya teknologi yg mereka miliki, seperti saat ini .. ^_^) ... so, dgn smakin majunya teknologi seringkali membuat berkurangnya iman kita terhadap Allah SWT ... jadi jgn sampai kita "ditenggelamkan" lagi lhooo.. kurangi korupsi, kurangi berzinah, kalo bisa jgn korupsi, jgn berzina, jgn mencuri ... atau mau nasib kita di "SABA" kan lagi???
Terserah kalian mau
memilih pendapat saya yang mana, ini kebebasan kalian dalam ber EKSPRESI
Mengenai kebenaran
nya, Wallahu
‘alam bissawaab.
Aku, Kau, dan Dia
Aku masih duduk sendiri menatap langit yang mulai memerah. Menunggu matahari perlahan menghilang dari langit. Menatap gradasi warna senja yang merah kekuningan. Membuat warna langit berubah menjadi bersinar keemanasan. Seperti hamparan ribuan permata yang berkilauan. Indah. Senja disini masih indah seperti bayanganku.
Aku masih enggan beranjak dari tempat dudukku. Mataku beralih menatap anak-anak kecil yang berlari dan bekejaran bersama mainannya. Senyumku terukir mendengar suara tawa renyah mereka yang bersahutan dengan deru angin yang pecah dikaki-kaki kecil mereka. Suara tawa yang renyah dan polos seakan kebahagian didunia ini milik mereka seutuhnya. Bahagia. Mungkin itulah yang ingin kucari saat ini. Aku tidak ingat kapan terakhir kali aku tertawa lepas seperti itu. Tidak memperdulikan pandangan orang sekitar yang merasa terganggu mendengar tawaku. Aku tidak peduli. Aku hanya ingin menunjukkan pada dunia kalau aku bahagia. Aku benar-benar bahagia.
Sekarang, besok, dan nanti langit senja akan tetap kembali walau tak ada seorangpun yang menunggunya. Langit senja tidak pernah letih membagi kehangatannya. Langit senja tidak pernah jenuh memamerkan gradasi warna indahnya. Karena langit senja tidak pernah berpaling. Langit senja tidak pernah jatuh cinta pada sang mentari ataupun rembulan. Langit senja lebih suka sendiri menatap kepergian matahari dan pergi sebelum sang bulan muncul. Karena langit senja memang tercipta untuk sendiri. Menunggu… dan menunggu matahari pergi. Menunggu dan masih menunggu bulan muncul dan menghilang begitu saja..
Senja.. Aku masih disini menunggumu walau aku tahu kau tidak akan pernah datang. Aku tahu kau tidak akan pernah duduk disampingku dan diam menatap gradasi warna langit yang selalu kau kagumi. Aku selalu mengatakan kalau warna langit yang paling sempurna adalah saat langit berubah warna menjadi merah kekuningan seperti ini. Memberi warna yang hangat. Tidak terlalu terik seperti langit biru dan tidak terlalu dingin seperti langit malam. Sempurna. Satu kata yang selalu aku gunakan untuk mendeskripsikan senja.
Aku tahu saat ini kau sedang menikmati senja disudut lain. Menatap senja disisi orang yang kau cintai. Tidak apa. Aku tahu senja akan tetap indah walau tak ada sosokmu disampingmu. Aku tahu senja tetap sempurna walau tak ada bayanganmu disampingku. Karena aku tidak benar-benar membutuhkanmu. Sama seperti senja, aku akan tetap bersinar walau harus sendiri.
Matahari meninggalkan langit senja yang kemerahan karena matahari lebih suka langit biru yang cerah. Bulan tidak akan pernah muncul karena bulan lebih suka langit hitam yang kelam. Langit senja keemasan masih terus bersinar berkilauan walau harus sendiri. Karena langit senja tidak benar-benar membutuhkan matahari. Langit senja tidak benar-benar membutuhkan bulan. Langit senja akan tetap indah dengan kekuatannya sendiri. Karena sejak awal langit senja memang tercipta untuk sendiri.. :)
MENGGANTUNG
Kecewa itu datang ketika air mulai membasuhi bumi..
Bulan itu pergi ketika hati telah terpasung olehnya..
Dia sekarang sudah tidak ramah padaku..
Padaku yang selalu merindukannya..
Entahlah..
Dia terlampau sulit untuk ku kejar..
Meskipun mesin waktu itu menjadi kenyataan..
Meskipun Tuhan memberiku satu permohonan..
Itu takkan terwujud..
Karena dia akan selalu lari dari kenyataan..
Kenyataan yang akan membuat semuanya MENGGANTUNG..
MENGGANTUNG laksana burung tak punya sarang..
Apa Kau tega padaku?
Padaku yang sangat mencintaimu ini?
Aku sungguh tak peduli lagi denganmu, dengan celotehanmu
Aku hanya peduli pada hatiku saja, pada diriku saja, karena disini hanya ada aku saja, dalam sepi yang tak berujung
Dihari yang tak lagi gerimis
Your Love
Ari Ramdhani
Bulan itu pergi ketika hati telah terpasung olehnya..
Dia sekarang sudah tidak ramah padaku..
Padaku yang selalu merindukannya..
Entahlah..
Dia terlampau sulit untuk ku kejar..
Meskipun mesin waktu itu menjadi kenyataan..
Meskipun Tuhan memberiku satu permohonan..
Itu takkan terwujud..
Karena dia akan selalu lari dari kenyataan..
Kenyataan yang akan membuat semuanya MENGGANTUNG..
MENGGANTUNG laksana burung tak punya sarang..
Apa Kau tega padaku?
Padaku yang sangat mencintaimu ini?
Aku sungguh tak peduli lagi denganmu, dengan celotehanmu
Aku hanya peduli pada hatiku saja, pada diriku saja, karena disini hanya ada aku saja, dalam sepi yang tak berujung
Dihari yang tak lagi gerimis
Your Love
Ari Ramdhani
Langganan:
Komentar (Atom)